Putra Pakuan thanks to www.blogdetik.com

Sumber Air Bersih

Custom Search
Kelestarian Sumber air Bersih

Air Bersih Sumber Kehidupan

" Persembahan terbaik dari alam,
tidak akan pernah berkurang. "

 

Anak Kampung Yang Mencari

" Sumber Air Bersih "

 

Kampung yang hilang

Dulu berbeda dengan jaman sekarang. Media bermain untuk anak-anak jaman sekarang, kalau tidak game online atau media digital lainnya, paling tidak mengikuti kemajuan teknologi yang sedang "ngetren". Sewaktu masih duduk di jenjang pendidikan Sekolah Dasar, media bermain Saya masih tradisional sekali. Walaupun lingkungan tempat Saya tinggal waktu itu persis berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara ini, namun tetaplah kami sebagai golongan anak kampung.

Kelestarian Sumber air Bersih

Pondok Gede adalah nama Kecamatan tempat Saya tinggal, secara administratif termasuk wilayah Kabupaten Bekasi (sekarang Kota Bekasi), Provinsi Jawa Barat. Persis seperti pada lirik lagu Iwan Fals, "Nama Dusunku Ujung Aspal Pondok Gede - Rimbun Dan Anggun - Ramah Senyum Penghuni Dusun". Memang begitulah kenyataan yang saya alami waktu itu.

Keseharian Saya dan teman-tema waktu itu, hampir tidak bisa dipisahkan dengan alam. Memancing ikan di sawah dan mandi di kali, adalah cara bermain kami sehari-hari. Sawah yang baru panen, akan sengaja dibiarkan oleh pemiliknya sampai sisa batang pohon tanaman padi membusuk karena tergenang air. Sisa batang tanaman padi yang membusuk, akan diurai secara alami untuk selanjutnya menjadi zat penyubur lumpur sawah. Hal ini dilakukan seolah-olah "mengistirahatkan" lumpur sawah agar tetap subur untuk musim tanam berikutnya. Pada masa inilah justru, banyak jenis ikan air tawar berbiak dan berkembang. Masa waktu inilah yang kami pergunakan untuk memancing dengan tujuan utama mendapatkan ikan seperti ikan gabus, sepat, mujair, cere. Dan kalau sedang beruntung, tak jarang kami mendapatkan ikan mas.

Anak-anak tetaplah anak-anak. Berangkat dari rumah sepulang sekolah, lalu menuju sawah untuk memancing, baru beberapa saat memancing, malah bercanda. Biasanya dimulai dengan kejahilan melempar lumpur antar sesama teman, lalu membalas dengan menceburkan teman ke dalam kubangan lumpur. Alhasil, badan kotor karena lumpur. Untuk menghindari "omelan" Sang Ibu karena pakaian kami kotor terkena lumpur, kami mencuci pakaian kami dengan air kali yang masih cukup jernih. Setelah mencuci pakaian, sambil menunggu pakaian kami kering dijemur, " ritual " kami selanjutnya adalah mandi di kali. Mandi di kali adalah kesenangan yang luar biasa waktu itu, kami habiskan sisa waktu kami menjelang sore dengan bermain di kali yang airnya masih jernih.

Rupanya perjalanan waktu ikut merubah kondisi "sosio-grafis" pada kampung saya. Kini sudah tidak ada lagi sepetak pun sawah di tempat Saya. Sawah tempat Saya memancing dulu, kini sudah menjadi komplek perumahaan, SPBU, ruko-ruko, serta jalan toll. Aliran kali kecil yang dahulu menjadi tempat Saya mandi dan bermain air, kini sudah berubah warna menjadi coklat pekat dan dipenuhi sampah di sepanjang bantarannya. Untuk melihat anak-anak bermain di kali, kini Saya hanya bisa menyaksikan lewat tayangan televisi. Itu pun berasal dari tempat yang jauh dipelosok, yang daerahnya masih relatif alami. " Nuansa kampung " seperti ini, sekarang telah menghilang dan telah berpindah jauh ke tempat lain.

 

Kelestarian Sumber air Bersih

Air bersih yang hilang

Kebutuhan akan air pada manusia tidak bisa terbantahkan. Selain untuk minum, air juga dibutuhkan untuk keperluan lain. Namun, tidak semua kondisi air layak untuk di konsumsi, terlebih lagi untuk air minum. Sudah berlangsung sejak lama di tempat Saya tinggal, untuk mendapatkan sumber air tanah (ground water) yang bersih, masyarakat membangun sumur pompa. Tetapi sekarang, sumber air tanah dari sumur, hanya dipergunakan untuk keperluan mandi dan mencuci saja. Sedangkan untuk minum dan memasak, masyarakat sudah tidak lagi menggunakan sumber air tanah dari sumur tersebut. Mereka beralih ke air mineral yang dibeli langsung dalam kemasan, ataupun melakukan pengisian ulang air minum di depot-depot air isi ulang. Beberapa keluarga, bahkan ada juga yang sudah menggunakan alat pemurni air atau yang biasa disebut water purifier.

Penurunan kualitas air bersih, bukan hanya masalah yang terjadi di tempat Saya saja. Faktanya, sudah hampir diseluruh kota metropolitan mengalami krisis air bersih. Beruntung di tempat Saya, masih ada banyak warga yang memiliki tanah dan pekarangan rumah yang luas, yang mereka tanami pohon-pohon produktif. Selain dapat dinikmati buahnya, pohon-pohon tersebut cukup memberi andil dalam menjaga ketersediaan air bersih dalam tanah.

Seolah menghilang dari sumbernya, air bersih dengan kualitas layak minum menjadi fenomena yang tak terbantahkan. Padahal Saya yakin 100% bahwa sebenarnya volume air di bumi ini tidak akan berkurang, bahkan cenderung bertambah seiring mencairnya es di kutub utara dan selatan.
Pertanyaannya adalah, " Kemanakah air bersih itu pergi ?".

 

Kelestarian Sumber air Bersih

Krisis sumber air bersih

Ingat ! Yang krisis atau langka itu adalah volume sumber air bersih, bukan volume air secara keseluruhan. Maksudnya ?
Dikatakan krisis apabila, volume air bersih lebih kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan akan air tersebut. Maka solusinya adalah dengan menambah volume ketersediaan sumber air bersih tersebut.

Pertumbuhan angka jumlah penduduk yang tiap tahunnya meningkat secara drastis, mengakibatkan tingginya konsumsi terhadap air bersih. Hal ini berdampak pada kuranganya pasokan volume air bersih untuk memenuhi permintaan tersebut. Daerah yang paling buruk terkena dampaknya adalah perkotaan. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, masyarakat perkotaan sudah tidak mungkin lagi mengandalkan sumber air tanah(ground water) dari sumur. Mau tidak mau, masyarakat perkotaan harus membeli air bersih yang layak untuk kebutuhan sehari-hari.

Sumber air bersih saat ini sulit di dapat. Di beberapa tempat termasuk di sekitar tempat Saya tinggal, untuk mendapatkan air sumur tanah yang bersih dan jernih, maka minimal kedalaman sumur adalah 20 meter. Padahal dulu, sumur dengan kedalaman hanya 10 meter saja, sudah dapat menikmati air bersih. Fakta inilah yang kita sebut selanjutnya dengan nama " Krisis Sumber Air Bersih ".

Ketika air bersih sudah sulit kita dapatkan, maka tanggungjawab kita selanjutnya adalah mencari jalan keluarnya dan menghemat penggunaan air bersih dari sekarang.
Mulai saat ini, kita harus berkomitment untuk sungguh-sungguh menghemat penggunaan air yang kita pakai sehari-hari.
Menggunakan air untuk mandi, sebijak mungkin.
Mematikan keran air, sewaktu mengosok gigi pada washbasin.
Menyiram tanaman menggunakan sisa air cucian.
Mengisi toren penyimpanan air tidak sampai berlebihan.
Menjaga kebersihan di sepanjang bantaran kali atau sungai.
Menjaga kebersihan di kawasan resapan air, seperti situ atau danau buatan.

 

Kelestarian Sumber air Bersih

Mencari dan melestarikan sumber air bersih

Air tanah (groundwater) yang bersih dan jernih bisa didapatkan pada struktur tanah yang didominasi oleh batu-batuan. Dalam hal ini batu-batuan berfungsi sebagai filter atau saringan yang menjernihkan air secara alami. Kualitas air menjadi lebih baik karena relatif lebih sedikit terkontaminasi dari partikel dan bahan berbahaya. Semakin banyak dominasi batu-batuan, maka kadar partikel-partikel seperti tanah, pasir dan partikel lainnya akan berkurang, karena tidak mampu menembus padatnya struktur batu-batuan.

Pegunungan, adalah wilayah yang kondisi geologisnya didominasi oleh struktur batu-batuan bahkan sampai kepermukaan tanah bagian atas. Berbeda dengan dataran rendah yang mempunyai struktur lapisan tanah pada bagian atasnya didominasi bukan berupa batu-batuan, maka dapat di pastikan kualitas sumber air di pegunungan adalah lebih bersih. Selain itu, sumber mata air pegunungan belum terkontaminasi oleh limbah apapun. Itulah sebabnya, beberapa perusahaan besar penyedia air bersih ataupun produsen air mineral dalam kemasan, memasok air dari daerah pegunungan, karena relatif lebih bersih dan alami.

Air disediakan alam untuk selanjutnya dikelola oleh manusia. Berbanding lurus dengan laju pertumbuhan jumlah penduduk yang sangat cepat, maka kebutuhan akan sumber air minum sangatlah besar. Diperlukan langkah cepat dan tepat sebagai jalan keluar dari fenomena krisis air yang sudah melanda peradaban manusia.

Agar air yang kita konsumsi sehari-hari tetap bersih, maka kita perlu menjaga kelestarian sumber air tersebut.
1.Menjaga dan melestarikan daerah hulu sungai yang merupakan sumber air bersih.
2.Membuat tempat penampungan air seperti danau buatan di daerah hulu sungai.

 

Sumber Air Bersih

Pemurni Air bagi " Seorang Anak Kampung "

Air minum yang bersih dan baku adalah air minum yang mempunyai kualitas dan standar kesehatan yang baik. Kelestairan sumber air bersih, juga akan mempengaruhi kelayakan air minum. Bagi masyarakat yang tinggal di pegunungan mungkin masih sangat mudah menemukan sumber air bersih untuk air minum sehari-hari, dikarenakan masih terjaganya sumber air dengan baik. Namun bagi Saya yang jauh dari sumber air bersih, maka harus berupaya keras mencari sumber air minum.

Kalau tidak membeli air mineral dalam kemasan, ya mau tidak mau harus menggunakan alat pemurni air atau water purifier. Apalagi tempat Saya Sekarang sudah bukan sebuah kampung lagi. Water purifier dapat di jadikan solusi cerdas dan jalan keluar pada saat air bersih dirasa sulit ditemukan. Hal ini tentu cukup melegakan kita bersama. Air dari dalam tanah atau air dari aliran PAM langsung dapat diminum setelah melewati tahap pemurnian air .

Maka sekarang, Saya sebagai anak kampung tidak lagi kesulitan mencari air bersih untuk minum karena sudah ada water purifier.

 

Melestarikan lingkungan dan alam, berarti ikut melestarikan sumber air bersih. Betapa pentingnya sumber air bersih itu. Bukan hanya untuk air minum saja. sumber air bersih juga diperlukan sehari-hari untuk memasak, mandi dan mencuci. Karena seungguhnya air adalah sumber kehidupan yang dipersembahkan oleh alam semesta untuk umat manusia.

 

Kumpulan Artikel Menarik Lainnya

Kuliner Balikpapan

Pusatnya Kuliner Seafood Balikpapan

Alfamart official partner merchandise piala dunia 2014

Belanja Kaos dan Pernak-Pernik Piala Dunia Brazil 2014
Kini Tersedia Di Alfamart